Skip to main content

Posts

Showing posts from 2012

Silaturahmi dan Teknologi Tumbuhkan Rasa Aman

Saya bersyukur bisa hidup dan tinggal di kampung kelahiran yang masih kental dengan semangat kekeluargaan. Tinggal di rumah orang tua yang tanpa pagar dan tanpa penjagaan khusus. Dan seandainya Saya bersama eluarga pergi jauh dan dalam waktu yang lama, biasanya Saya pamit terlebih dahulu pada tetangga kiri dan kanan rumah. Karena, bagi Saya mereka adalah keluarga terdekat yang akan menjaga rumah dan sekelilingnya saat Saya dan keluarga tidak ada. Sehingga saya sekeluarga pun nyaman meninggalkan rumah tanpa penjaga.

Perasaan nyaman meninggalkan rumah beserta isinya tidak mungkin bisa saya miliki jika saya tidak menjalin hubungan silaturahmi yang baik dengan masyarakat, khususnya tetangga. Karena adanya hubungan baiklah maka saya kemudian mempercayakan keamanan rumah pada mereka saat bepergian. Kepercayaan itu yang kemudian menumbukan rasa aman dalam diri saya.

Ya, rasa aman itu memang mahal. Namun ia bisa diperoleh dengan cara yang sangat sederhana dan alami. Yaitu menjaga hubungan s…

GIGO

Ada suatu ungkapan yang cukup menarik yang saya kutip dari sebuah buku (maaf lupa judulnya) "Garbage In Garbage Out" (GIGO), yang maknanya jika pikiran kita mengkonsumsi sampah maka yang keluar adalah sampah. Senada dengan guyonan teman saya ketika bersepeda di kompleks UNRI beberapa waktu yang lalu " Klo teko itu isinya teh, ya yang keluar tetap teh ngak mungkin sirrup" Dua statemen ini mengingatkanku pada aktivitasku akhir-akhir ini. Bagaimana tidak? akhir-akhir ini banyak sekali informasi-informasi sampah yang mampir ke kepalaku. mmm... aku mengingat-ingat, kemaren sama teman-teman kos nonton sinetron Intan memang sinetronnya lucu sih tapi yah tau sendirilah jalan ceritanya. Tidak lebih dari permasalahan pacaran, hamil diluar nikah, kebencian dsb. mm... kemarennya mendengarin teman-teman ngrumpi, miskipun nggak ikut nimbrung tapi kan apa yang mereka bicarain tetap aja masuk ke kepala ini. belum lagi berbagai informasi negatif lain yang diperoleh sepanjang hari …

Warisan Permata dari Ummu Ismail

Memasuki bulan dzulhijjah memori kita (ummat muslim) selalu diingatkan pada tiga sosok manusia mulia yang telah mengukir sejarah emas dalam peradapan ummat manusia. Dimana ritual ibadah haji yang dilaksanakan oleh ummat islam saat ini merupakan refleksi dari perjuangan mereka. Banyak hal yang dapat kita ambil ibroh dari perjalanan kehidupan mereka. Mereka adalah Nabi Ibrahim, Ismail dan Siti hajar. Pada kesempatan ini saya mencoba menelusuri sebagian kecil dari jejak perjalanan hidup sang ibunda Siti Hajar. Menekuni tapak demi tapak kisah hidup sang mujahidah yang mulia, dan mengukir serpihan-serpihan keteladanan dari pribadi beliau nan agung. Mencoba menemukan butiran permata dari segunung hikmah yang berharga dari Siti Hajar perempuan mulia, yang baik budi pekertinya serta lurus dan tidak pernah berhati bengkok.
Ketinggian Tawakalnya Kepada Allah Ketika akan ditinggal berdua dengan anaknya Ismail ditengah padang pasir yang tandus, jiwa kewanitaannya yang senantiasa mengha…

Tips Menulis 1: Mulailah dari Diri Sendiri

KULINER: Gulai Asam Ikan Baong

Gulai Asam Ikan Baong
Bahan: Ikan Baong, pilih bagian kepala dan ekor. Air Secukupnya Asam belimbing atau asam jawa it’s ok. Sereh, buang kulit luarnya kemudian memarkan! Daun salam, daun kunyit, daun keruku (maaf ngak tau bahasa indonesianya hehe..:)), atau bisa juga daun rosela yang masih muda. Boleh pilih salah satu, salah dua, atau semuanya pun boleh-boleh saja hehe…J
Bumbu halus: Cabe merah Cabe rawit (kalau suka pedas) Bawang merah Kunyit Kemiri Lengkuas Serai (klo ngak ada juga ngak apa-apa, pas bikin ini tanpa serai rasanya juga oke)
Cara Membuat: ·Giling semua bahan bumbu hingga halus, kemudian sisihkan. ·Panaskan air dalam wajan hingga setengah matang, kemudian masukkan bumbu halus, aduk rata. ·Masukkan ikan baong, dan asam belimbing. Aduk dengan hati-hati kuahnya saja, jangan terlalu sering karena khawatir dapat menghancurkan ikan. ·Masukkan juga daun salam, daun keruku dan lain-lain untuk memberi aroma khas pada gulai. ·Setelah matang, gulai ikan baong siap disajikan bersama nasi putih, keru…

Kuliner: Sate Padang

Sumber: Tabloid Nova edisi 1207/XXIV Kuliner: Sate Padang
Bahan: 1 liter air 250 gram daging, rebus dan potong-potong kotak kecil ukuran 1 cm 500 gram lidah sapi rebus, kupas dan potong kotak ukuran 1 cm 5 sdm minyak goreng 2 btg serai dan 2 cm lengkuas, memarkan! 1 lembar daun kunyit
Bahan Saus 50 ml tepung beras dilarutkan dalam 250 ml air 50 gram kacang tanah yang sudah digoreng dan ditumbuk kasar
Bumbu halus: 5 bh cabai merah 9 buah bawang merah 5 siung bawang putih 2 sdt lada 2 sdt ketumbar ¼ sdt jintan 4 cm kunyit 2 sdt garam
Pelengkap Ketupat Bawang goreng
Cara membuat: ·Rebus air, daging, lidah, minyak goreng, bumbu halus, serai, lengkuas dan daun kunyit sampai daging lunak. ·Angkat daging dan lidahnya lau tusuk dengan tusuk satai. Cara Membuat Saus: Kentalkan sisa kaldu dengan memasukkan larutan tepung beras. Aduk larutan tersebut hingga masak, ditandai oleh timbulnya letupan-letupan kecil pada larutan. Tambahkan kacang tanah tumbuk, kemudian aduk hingga berminyak. Cara penyajian: Bakar sate pada bara a…

Kuliner: Soto Sulung

Sumber: Tabloid Nova edisi 1207/XXIV Kuliner: Soto Sulung Bahan: 400 gr Daging sapi 300 gr jeroan sapi 3 cm jahe, memarkan. 2 lbr daun salam 1 ltr air untuk merebus jeroan 1,5 liter air untuk merebus daging 3 lbr daun jeruk 2 batang serai, memarkan 1 ltr air 5 sdm minyak goreng
Bumbu Halus: 5 siung bawang putih 8 siung bawang merah 2 sdt lada 2 sdm garam 3 cm kunyit 3 buah kemiri
Pelengkap: 3 butir telur rebus, potong 1 buah jeruk nipis, potong-potong Sambal cabe rawit Bawang goreng Daun bawang, iris Daun seledri, iris halus Kerupuk udang goreng.
Cara membuat: ·Didihkan 1500 ml air, rebus daging sampai lunak, angkat dagingnya dan gunakan airnya sebagai kuah. ·Rebus jeroan sapi, tambahkan jahe dan daun salam sampai lunak, buang air rebusannya, potong-potong jeroan rebus. ·Tumis bumbu halus, daun jeruk, serai dan jahe sampai matang. Tambahkan kaldu daging dan air, didihkan. Tambahkan daging rebus dan jeroan rebus. Masak sampai bumbu meresap. ·Hidangkan selagi panas dengan pelengkap.