Skip to main content

Kuliner: Soto Sulung


Sumber: Tabloid Nova edisi 1207/XXIV
Kuliner: Soto Sulung
Bahan:
400 gr Daging sapi
300 gr jeroan sapi
3 cm jahe, memarkan.
2 lbr daun salam
1 ltr air untuk merebus jeroan
1,5 liter air untuk merebus daging
3 lbr daun jeruk
2 batang serai, memarkan
1 ltr air
5 sdm minyak goreng

Bumbu Halus:
5 siung bawang putih
8 siung bawang merah
2 sdt lada
2 sdm garam
3 cm kunyit
3 buah kemiri

Pelengkap:
3 butir telur rebus, potong
1 buah jeruk nipis, potong-potong
Sambal cabe rawit
Bawang goreng
Daun bawang, iris
Daun seledri, iris halus
Kerupuk udang goreng.

Cara membuat:
·         Didihkan 1500 ml air, rebus daging sampai lunak, angkat dagingnya dan gunakan airnya sebagai kuah.
·         Rebus jeroan sapi, tambahkan jahe dan daun salam sampai lunak, buang air rebusannya, potong-potong jeroan rebus.
·         Tumis bumbu halus, daun jeruk, serai dan jahe sampai matang. Tambahkan kaldu daging dan air, didihkan. Tambahkan daging rebus dan jeroan rebus. Masak sampai bumbu meresap.
·         Hidangkan selagi panas dengan pelengkap.

Comments

Popular posts from this blog

Puasa Syawal Atau Puasa Qadha Dulu?

Ini menjadi pertanyaan para muslimah di bulan syawal. Sekalipun sudah belasan bahkan puluhan kali melewati bulan Syawal, hal ini tetap saja menjadi pertanyaan di kalangan muslimah. Mana satu yang harus di dahulukan? Apakah puasa sunnah enam hari di bulan syawal ataukah membayar hutang puasa Ramadhan (Qadha)? Apakah sahabat blogger juga mempertanyakan hal yang sama?

Senyum di Wajah Mereka adalah Berkah Terindah yang Selalu Ingin Kumiliki

Apa yang kita cari dalam hidup kalau bukan kebahagiaan. Harta, pangkat, jabatan, pasangan, anak, dan semua yang kita perjuangkan hanyalah media untuk meraih kebahagiaan tersebut. Namun, kebahagiaan justru tidak lahir dari apa yang kita dapatkan. Akan tetapi, kebahagiaan  justru hadir dari apa yang kita bagikan. Ketika kita bisa melukis senyum di wajah orang lain, justru di sanalah senyum juga akan terukir di wajah kita. Ketika kita bisa memberi kebahagiaan pada orang lain, justru di sanalah kita akan merasakan bahagia. Dari sini aku menyadari bahwa berkah terindah dalam hidupku bukanlah ketika aku berhasil mendapatkan sesuatu. Akan tetapi berkah terindah yang selalu ingin aku miliki adalah senyum terindah di wajah mereka. Senyum terindah yang terukir karena setitik kebaikan yang bisa aku berikan untuk mereka.
Senyum Di Wajah Kedua Orang Tuaku
Berkah terbesar dalam hidupku adalah ketika bisa melukis senyum di wajah kedua orang tuaku. Setiap jengkal perjuanganku tidak lain adalah untuk m…

Inilah 3 Alasan Mengapa Kita Harus Menyegerakan Kebaikan

Seringkali kita menunda-nunda amal baik dengan berbagai pertimbangan. Padahal peluang amal itu sudah terbentang di depan mata. Peluang pahala sudah menanti-nanti tangan kita untuk meraihnya. Namun, lagi-lagi karena berbagai alasan remeh peluang besar itu kita abaikan. Manusia memang mahluk yang lemah, sangat lemah. Hatinya mudah sekali dibolak-balikkan oleh sifat ragu-ragu. Langkahnya dengan gampang sekali dicekal oleh rasa malas, rasa takut dan tidak percaya diri. Sehingga, peluang besar, dan keuntungan menggunung raib begitu saja dengan sekejab. "niat baik itu jangan ditunda-tunda" petuah orang tua tua yang sering kita dengarkan.