Tuesday, April 14, 2020

,

Hujan Di Awal Hari

Sumber: www.pixabay.com
Ada banyak hal yang pantas disyukuri setiap harinya. Begitu nyawa bersatu dalam raga, nikmat Allah tiada berhenti tercurah untuk kita. Itulah mengapa kita wajib bersyukur setiap saat dan waktu. Bahkan saat kondisi tak sesuai harapan kita pun sejatinya itu adalah bentuk nikmat-Nya yang belum mampu kita pahami saat itu.

Baca Juga: Bertahan dalam Kepungan Asap
Seperti pagi ini, Allah menurunkan nikmat hujan di awal hari. Bagi warga desa kami yang mayoritas menggantungkan mata pencahariannya dari kebun karet, turunnya hujan ini jelas tidak diinginkan. Derasnya hujan akan menghalangi langkah mereka untuk menjemput nikmat rezeki dari kebun karet. Wajar jika tak sedikit yang kemudian spontan merutuki nikmat hujan yang turun di awal hari ini.

Sama, semua tidak menginginkan hujan pagi ini. Namun, Allah sudah menetapkan bahwa nikmat rezeki yang diturunkannya pagi ini adalah dalam bentuk hujan. Lalu, pantaskah kita mendustai nikmat Tuhan ini?

Ya, tak ada pilihan bagi kita pagi ini selain bersyukur atas nikmat hujan lebat yang diturunkan. Bukankah, rintik hujan ini yang kita rindukan beberapa bulan yang lalu? Di kala kekeringan membuat tetesan getah karet menjadi semakin irit. Sekarang, tetesan hujan itu hadir dengan begitu derasnya membasahi bumi. Membuat kuncup-kuncup daun tunduk penuh rasa syukur pada Robb-nya.

Meski tidak sesuai harap, tiada pilihan selain tetap bersyukur dengan nikmat-Nya.

Lihatlah setiap tetes hujan jatuh sebagai rahmat bagi bumi. Hujan telah menghidupkan tanah-tanah yang tandus, menyegarkan ranting dan daun yang kering. Bumi akan kembali menghijau menawarkan kesejahteraan dan nikmat berlimpah bagi manusia. Hanya jiwa-jiwa yang pandai bersyukur yang bisa merasakan nikmat Allah yang hadir bersama tetesan hujan.

Tetesan hujan adalah gambaran kehidupan yang diturunkan Allah ke bumi. Semua membutuhkannya, meski dalam kadar dan waktu yang berbeda.

Benar adanya pagi ini banyak yang merasa belum membutuhkan hujan. Justru sebaliknya, kita butuh hari yang cerah tanpa hujan agar bisa memanen getah karet di kebun. Tapi Allah tetap turunkan hujan dan meminta kita untuk di rumah saja dulu.

Ada Kalanya Takdir Tak Sesuai Harap

Hujan
Sumber: www.pixabay.com
Beberapa waktu yang lalu saya menonton sebuah video yang cukup viral. Bercerita tentang seorang manula bertongkat berjalan tertatih menuju sebuah bangku di trotor jalan. Tak jauh darinya seorang remaja pria berdiri tegak bersandar pada sebuah tiang sambil ngemil coklat. Ketika sudah duduk di kursi tiba-tiba tongkat sang manula jatuh dan terpelanting agak jauh ke jalan. Sang manula minta tolong pada remaja pria tadi dengan sopan.

“Hai anak muda, tolong ambilkan tongkat itu,” pintanya lembut.

“Oke,” jawab sang remaja sambil tetap bersandar santuy sambil ngemil coklatnya. Sedikitpun ia tidak berubah dari posisi awalnya. Ditunggu beberapa menit tak ada tanda-tanda Si Remaja itu akan mengambilkan tongkat. Sang manula tampak mulai kesal melihat ulah si remaja.

Dengan wajah kesal Sang Manula bangkit dan berjalan mengambil tongkatnya yang tergeletak di jalan raya. Ketika tangannya sudah meraih gagang tongkat, tiba-tiba BRAAAKK! Atap yang menaungi tempat duduknya tadi runtuh menimpa kursi. Kursi yang tadi diduduki oleh manula itu hancur tak berbentuk.

Seketika sang manula dan remaja pria itu kaget, saling berpandangan. Wajah sang manula tampak pucat pasi menatap si remaja sambil berucap, “terimakasih kamu tidak melakukan apa-apa untukku.”

Tidak terbayang apa yang akan terjadi seandainya remaja pria itu segera memenuhi permintaan Sang Manula. Mungkin Nenek itu akan tetap duduk di kursi saat atap runtuh. Atau boleh jadi Si Remaja Pria itu sedang menyerahkan tongkat itu dan berdiri di bawah atap itu juga. Bisa dibayangkan apa yang terjadi kemudian. Nenek manula itu, atau bahkan kedua-duanya ikut tertimpa runtuhan atap.
Baca Juga: Cara Mencegah Ular Masuk Rumah
Sikap menjengkelkan Si Remaja Pria telah menyelamatkan mereka berdua dari bencana yang tak terpikirkan sebelumnya. Sang manula yang awalnya jengkel dengan sikap si anak muda, seketika berubah menjadi sangat berterima kasih kepadanya. Remaja menjengkelkan itu tiba-tiba berubah bak malaikat penolong di matanya.

Demikianlah, Tuhan tidak selalu menghadirkan orang-orang baik untuk menolong kita. Tak jarang Dia justru menghadirkan orang-orang yang menjengkelkan bin menyebalkan untuk menyelamatkan kita. Itulah mengapa kita diajarkan untuk selalu berbaik sangka dengan keadaan dan ketetapan-Nya.

Sepertihalnya hujan di awal hari yang tidak kita harapkan saat ini. Mungkin kita kesal, jengkel, kenapa Allah turunkan nikmat hujan itu di saat kita justru menginginkan hari yang cerah untuk beraktivitas? Dan, sepanjang hari pun kita lalui dengan uring-uringan karena tidak bisa beraktivitas sebagaimana biasa. Kita merasa bahwa satu hari kesempatan menjemput rezeki sudah terampas oleh hujan di awal hari.
Sumber: www.pixabay.com

Kita lupa bahwa sesungguhnya Allah hanya menginginkan yang terbaik untuk kita. Pasti ada kebaikan dalam setiap takdir yang ditetapkannya untuk kita. Hanya saja, mata lahir dan batin kita belum mampu untuk menangkap semua kebaikan yang sudah disiapkannya. Ada kalanya seiring waktu kita akan diperlihatkan dengan kebaikan yang hadir dibalik kekecewaan kita. Dan ada kalanya juga Dia tetap menyembunyikan semua itu dari hamba-Nya. Karenanya, tetaplah bersyukur dengan apapun yang telah dihadirkan dalam hidup kita. Syukuri setiap ketetapan-Nya. Baik dan buruk hanyalah bungkus yang menghiasi, isinya tetaplah nikmat terbaik yang dihadiahkan Allah untuk kita. Miliki keterampilan untuk ikhlas menerima setiap ketetapan-Nya dan itulah kunci bahagia yang sesungguhnya.

37 comments:

  1. Setelah kejadian, sering kali baru kita memahami hikmahnya ya, Mbak.
    Saya pribadi membaca ini mengatakan kalau saya harus lebih banyak bersabar menghadapi apapun. Terima kasih sudah berbagi :)

    ReplyDelete
  2. Betul mbak kadang keinginan kita tidak sejalan dengan kenyataan ya. Allah memberikan sesuatu pasti yang terbaik untuk kita taoi kadang kitanya gak tau. Postingan ini sebagai pengingat juga buat aku apapun itu harus disyukuri ya

    ReplyDelete
  3. Memang kadang harapan dan keinginan kita tidak selalu terpenuhi, tapi kita harus tetap percaya bahwa rencana dan kehendakNya pastilah yang terbaik untuk kita. Makasih buat sharingnya, mengingatkan aku untuk mensyukuri apapun yg terjadi dlm hidup ini.

    ReplyDelete
  4. Sering kali kita suka sesuatu tapi sama Allah gak diizinkan. Kitanya ngambek dan di ending baru tahu bahwa itu bukan yang terbaik untuk kita. Ya, hikmah memang adanya di akhir. Mari sering-sering bersyukur

    ReplyDelete
  5. Bener mba. Selalu berprasangka baik pada Allah itu jauh lebih baik. Karena Allah akan memberikan sesuai prasangka hambanya dan semoga kita bisa mensyukuri hal apapun itu walau sekecil apapun itu. Amin

    ReplyDelete
  6. Boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal itu buruk bagimu, dan begitu pula sebaliknya.
    MasyaAllah, ini kontemplasi yg mendalam bgt, Mbaaaa
    Makasiii

    ReplyDelete
  7. Tahun 2020 ini diawali banyak cobaan. Tetapi, saya mulai bersyukur karena banyak hikmah yang mulai bisa saya ambil

    ReplyDelete
  8. Saya juga menonton video remaja dan nenek bertongkat itu. Benar banget moral story-nya ya, bahwa apa-apa yang tejadi saat ini tak lepas dari rencana besar Yang Di Atas. Kita sebagai makhluk yang tak berdaya ini seharusnya tidak mudah stress atau marah bila sesuatu berjalan tak sesuai kehendak kita

    ReplyDelete
  9. Rumahku sudah beberapa hari belakangan ini selalu hujan, bahkan mendung terus. Jadi waktu itu ada kerjaan harus foto produk di rumah jadi balap-balapan sama mendung deh.

    ReplyDelete
  10. hari ini aku dengerin kajian yang bahas tentang hikmah dari setiap kejadian dalam hidup dan matematika Allah tentang rejeki

    ReplyDelete
  11. Sampai saat ini saya nggak pernah kesal dengan hujan apapun situasinya. Justru hujan adalah moment yang saya tunggu. Disitu doa saya selalu didengar Allah. Dan jika tertimpa masalah malah saya bahagia luar biasa kalau hujan datang. Saya bisa menangis sepuasnya.

    ReplyDelete
  12. Pesannya sampai banget Mbak. Benar bahwa Allah tidak selalu mengirim orang-orang baik untuk menolong kita. Adakalanya mengirim orang-orang yang menyebalkan yang sebenarnya bisa lebih membuat kita lebih melejit lagi berprestasi atau memiliki keberuntungan.

    ReplyDelete
  13. Aku selalu percaya bahwa Allah SWT selalu berikan skenario hidup yang terbaik untuk kita semuaa

    ReplyDelete
  14. Keterampilan ikhlas ini yang susah sekali di kuasai, ini terutama untuk saya, mbak. Padahal, kalau sudah bisa kuasai, damailah hati. Selalu bisa menerima apapun yang terjadi, semua Allah sudah atur.

    Terimakasih sudah berbagi tulisan indah ini ❤

    ReplyDelete
  15. Cerita nya dalam banget mbak aku orangnya baperan soalnya dan baca ini bikin mood aku nambah gt

    ReplyDelete
  16. Jleb banget ini, reminder buatkuu, tengkyuu..tetap bersyukur dengan apapun yang dihadirkan dalam hidup kita. Syukuri . Baik dan buruk hanyalah bungkus saja, isinya tetaplah nikmat terbaik yang dihadiahkan Allah SWT...Masya Allah

    ReplyDelete
  17. Suka dengan kata2 Tetesan hujan adalah gambaran kehidupan yang diturunkan Allah ke bumi. Semua membutuhkannya, meski dalam kadar dan waktu yg berbeda, dn hujan itu berkah mba

    ReplyDelete
  18. Betul sekali, kadang-kadang kita jengkel pada satu hal ternyata hal tersebut justru baik untuk kita. Memang kita tidak pernah benar-benar tahu mana yang terbaik untuk kita. Ada kalanya kita kecewa tapi kemudian bersyukur setelah tahu hikmahnya.

    ReplyDelete
  19. Bersyukur bersyukur bersyukur ya mba tanpa henti dimanapun dan kemanapun langkah kita.

    Semoga kita selalu dilindungiNya

    ReplyDelete
  20. Ya Allah merinding saya Mbak bacanya, gara-gara si pemuda yang mager lalu mereka berdua malah selamat dari bencana. Selalu tersembunyi hikmah yang kita nggak pernah sangka-sangka, ya.

    ReplyDelete
  21. Tengkyu remindernya mbak. Manusia tempatnya lupa kadang gak sadar emang kalau yang terjadi dalam hidupnya merupakan takdir terbaik dr Tuhan ya...

    ReplyDelete
  22. Allah Maha Baik mengetahui terbaik buat kita, cuma kita kadang lama memahaminya atau malah menolaknya, kondisi kita saat ini memang perlu menjaga kesabaran ya.

    ReplyDelete
  23. Alhamdulillah pagi ini hujan semoga hujan juga membawa keberkahan semoga juga kita bisa bersyukur dan tetap melakukan banyak kebaikan hujan adalah Rahmat

    ReplyDelete
  24. setuju makanya aku sering bilang ma anak-anaku bicara yang baik2 karena kata-kata adalah doa, dan juga jangan suka berprasangka yang buruk

    ReplyDelete
  25. Seperti kejadian pandemi saat ini. Rasanya banyak yang tidak menginginkan. Tetapi, saya pribadi berusaha menerima ini sebagai takdir dan menjalankannya sebaik mungkin

    ReplyDelete
  26. Mbaa, makasih pengingatnya mba. Dan semoga aku juga jadi termotivasi untuk selalu berbuat baik dan berkata baik

    ReplyDelete
  27. Segala sesuatu terjadi sesuai kehendak_nya dan pasti ada hikmah di balik itu semua ya... Jujur kdng kalau boleh milih maunya hujan tu pas malam aja pas kita tidur, lha siapa elu, kata Tuhan haha
    TFS remindernya

    ReplyDelete
  28. He eh. Bahwa semua kejadian ada hikmahnya ya Mba.. kadang kitanya saja sebagai manusia yang sering berburuk sangka duluan..padahal bisa jadi malah justru itu yang terbaik buat kita

    ReplyDelete
  29. Kisah Dang Manula dengan tongkatnya dan seorang remaja itu ternyata sebuah video ya, jadi pengen menonton. Saya kira kisah cerita biasa gitu.

    ReplyDelete
  30. Thank you remindernya ya mba. terkadang apa yg buruk bagi kita belum tentu begitu untuk oranglain, begitu juga sebaliknya. hendaknya kita selalu bersyukur apa yg kita terima dan hadapi sekarang ya.

    ReplyDelete
  31. Aku udah liat videonya setuju mba Alloh ga selalu kirimkannorang baik saat kita ada dlm masalah biar kita bisa belajar dan memetik hikmah

    ReplyDelete
  32. Allah SWT selalu memberikan yang terbaik untuk kita ya mba, meskipun seringkali kita tidak menyadarinya atau justru malah membenci skenario hidup yang ia berikan

    ReplyDelete
  33. Sering seperti itu, harap tak sesuai nyata sehingga selalu berpegang teguh bahwa semua kehendakNya yang tidak boleh dicampuri

    ReplyDelete
  34. Membaca postingan mbak Neti ku serasa diingatkan untuk selalu bersyukur dan menjalani hidup sesuai kemampuan.

    ReplyDelete
  35. Bersyukur dan tidak banyak mengeluh adalah kunci kebahagiaan dan juga bikin kita tenang yah mbak.

    ReplyDelete
  36. kisah yg menyadarkan saya bahwa orang menyebalkan memang diciptakan untuk menolong kita jadi move on dan tangguh, haha. semua memang ada hikmahnya ya, Allah beri yg terbaik

    ReplyDelete
  37. Kalau hujan deras datang, keluarga saya selalu deg2an khawatir banjir datang dan masuk ke rumah. Kadang kami mengeluh ketika banjir datang. Tapi mungkin ada rencana Allah lain yang tidak disadari oleh kami dengan datangnya hujan ini.

    ReplyDelete

Tinggalkan Komen Ya!