Skip to main content

Resep Tahu Goreng Kriuk


Makanan tradisional satu ini sudah sangat populer. Kaum ibu biasa mengolahnya menjadi aneka masakan yang lezat dan mengundang selera. Tahu biasanya tidak hanya diolah sebagai lauk, akan tetapi juga sebagai aneka snack dan jajanan pasar. Inilah istimewanya tahu. Diolah menjadi bentuk apa pun jenis makanan satu ini tetap saja enak dan menggugah selera.
Kali ini saya ingin berbagi resep sederhana mengolah tahu menjadi snack gurih yang murah namun tidak murahan. Resep ini sebenarnya hasil coba-coba iseng di dapur. Ketika di rumah kehabisan snack, kebetulan di kulkas ada beberapa bungkus tahu dan sedikit persediaan tepung beras. Jadi, saya pikir mengapa tidak dimanfaatkan untuk membuat snack ringan sebagai teman minum the.
 Resepnya sangat sederhana dan tidak perlu ribet. Cocok bagi Anda yang sibuk dan tidak punya waktu banyak untuk membuatkan sajian hand made untuk keluarga.

Bahan:
Tahu Ukuran sedang
Tepung beras
Minyak untuk menggoreng

Bumbu-bumbu:
Bawang merah, bawang putih, merica, garam secukupnya.

Pelengkap:
Daun bawang, potong-potong
 
Cara membuat:
·         Giling bumbu hingga halus kemudian sisihkan. Jika ingin cepat dan instan Anda bisa menggunakan tepung bumbu instan yang banyak dijual di pasaran.
·         Campur tempung beras, bumbu dan daun bawang, kemudian tambahkan sedikit air. Aduk semua bahan hingga tercampur rata. Kemudian sisihkan.
·         Iris tahu tipis-tipis hingga membentuk lembaran-lembaran kecil.
·         Panaskah minyak dengan api sedang.
·         Masukkan irisan tahu dalam larutan tepung bumbu, lumuri permukaan irisan tahu dengan larutan tepung bumbu. Diamkan beberapa saat.
·         Goreng tahu hingga matang dan berwana agak kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
·         Tahu goreng kriuk siap disajikan berasama saos cabe atau cabe rawit gigit.

##sayang tak sempet difoto hehe....

Comments

  1. Tahu kriuk kalau baru di goreng tapi setelah beberapa menit pasti gak kriuk lagi kan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo disimpan dalam wadah tertutup tetap kriuk kok bu...:)
      potongan tahunya harus tipis-tipis seperti kripik :)

      Delete

Post a Comment

Tinggalkan Komen Ya!

Popular posts from this blog

Puasa Syawal Atau Puasa Qadha Dulu?

Ini menjadi pertanyaan para muslimah di bulan syawal. Sekalipun sudah belasan bahkan puluhan kali melewati bulan Syawal, hal ini tetap saja menjadi pertanyaan di kalangan muslimah. Mana satu yang harus di dahulukan? Apakah puasa sunnah enam hari di bulan syawal ataukah membayar hutang puasa Ramadhan (Qadha)? Apakah sahabat blogger juga mempertanyakan hal yang sama?

Senyum di Wajah Mereka adalah Berkah Terindah yang Selalu Ingin Kumiliki

Apa yang kita cari dalam hidup kalau bukan kebahagiaan. Harta, pangkat, jabatan, pasangan, anak, dan semua yang kita perjuangkan hanyalah media untuk meraih kebahagiaan tersebut. Namun, kebahagiaan justru tidak lahir dari apa yang kita dapatkan. Akan tetapi, kebahagiaan  justru hadir dari apa yang kita bagikan. Ketika kita bisa melukis senyum di wajah orang lain, justru di sanalah senyum juga akan terukir di wajah kita. Ketika kita bisa memberi kebahagiaan pada orang lain, justru di sanalah kita akan merasakan bahagia. Dari sini aku menyadari bahwa berkah terindah dalam hidupku bukanlah ketika aku berhasil mendapatkan sesuatu. Akan tetapi berkah terindah yang selalu ingin aku miliki adalah senyum terindah di wajah mereka. Senyum terindah yang terukir karena setitik kebaikan yang bisa aku berikan untuk mereka.
Senyum Di Wajah Kedua Orang Tuaku
Berkah terbesar dalam hidupku adalah ketika bisa melukis senyum di wajah kedua orang tuaku. Setiap jengkal perjuanganku tidak lain adalah untuk m…

Inilah 3 Alasan Mengapa Kita Harus Menyegerakan Kebaikan

Seringkali kita menunda-nunda amal baik dengan berbagai pertimbangan. Padahal peluang amal itu sudah terbentang di depan mata. Peluang pahala sudah menanti-nanti tangan kita untuk meraihnya. Namun, lagi-lagi karena berbagai alasan remeh peluang besar itu kita abaikan. Manusia memang mahluk yang lemah, sangat lemah. Hatinya mudah sekali dibolak-balikkan oleh sifat ragu-ragu. Langkahnya dengan gampang sekali dicekal oleh rasa malas, rasa takut dan tidak percaya diri. Sehingga, peluang besar, dan keuntungan menggunung raib begitu saja dengan sekejab. "niat baik itu jangan ditunda-tunda" petuah orang tua tua yang sering kita dengarkan.