Skip to main content

Moneteis Blog, Proyek Monumental 2014


“Kak, ada info kerjaan ngak?”
Sebuah sms masuk dalam inbox ponselku dari seorang teman. Sejenak berpikir mengingat-ingat info lowongan pekerjaan yang pernah dibaca atau didengar. Akhirnya…
“maaf dek saat ini belum ada, nanti klo dapat info kk sms insya Allah”
Dengan berat akhirnya aku balas juga sms itu.
Di lain kesempatan, bertemu dengan seorang binaan rohis yang baru lulus sekolah. Ketika ditanya mau melanjutkan kuliah ke mana? Dengan senyum yang terlihat dipaksa ia bercerita bahwa niat untuk kuliah harus ditunda dahulu karena kendala biaya.
“Sementara mau cari kerja dulu kak. Hmm…ada info lowongan kerja yang cocok untukku ngak kak?”
Lagi-lagi saya hanya bisa menjawab, “insya Allah nanti kalau ada info kakak kasih tau..”
Duh…Gusti, betapa sedihnya tak bisa menjadi solusi bagi kesulitan orang lain. Pertanyaan-pertanyaan seperti itu tidak satu dua kali aku terima. Dan, selalu saja ada rasa sedih setiap kali tidak bisa memberikan jawaban dan solusi untuk kesulitan mereka.
Andai saya punya usaha sendiri…….mungkin jadinya tak beginiii...hihi....*lho malah nyanyi :D

Bikin Proyek Monumental 2014 Yuk!
Ah, tapi tak baik berandai-andai. Karena itu tidak akan memberikan solusi untuk permasalahan ini. Lebih baik menyiapkan proyek monumental 2014 bersama Pak Dhe Guslik Galaxi. Selain sebagai langkah awal untuk memantapkan ikhtiar untuk membuka lapangan kerja bagi sahabat dan saudara, juga iseng-iseng berhadiah siapa tau menang dalam kontes ini hehe….
Yap, Proyek Monumental 2014 saya adalah membangun 'moneteis blog'.
Why?
Apa monumentalnya? Mana yang luar biasa?
Bagi blogger sekelas Pak De mungkin proyek seperti ini tidak terlalu monumental. Keciiiil….itu neeet… Masak segitu aja dibilang monumental hihi…..
Tapi bagi saya saya ini sangat monumental. Karena, proyek ini adalah bagian dari impian saya untuk berbagi kesempatan menulis yang ‘berdaya’ dengan sesama. Ada beberapa alasan yang mendorong saya untuk menjadikan ‘moneteis blog' ini sebagai proyek monumental bagi saya pada tahun 2014, yaitu:
Pertama; saya ingin moneteis blog saya nanti bisa menjadi solusi, jawaban bagi sahabat-sahabat saya yang sedang kesulitan ekonomi. Saya terinspirasi dari blog Puncak Bukit yang membeli tulisan dari pembacanya dengan harga yang layak. Tidak sedikit para pembaca blog puncak bukit ini yang merasakan manfaat dari sana.
Saya ingin, ketika sahabat-sahabat saya bertanya tentang info lowongan pekerjaan atau mereka bercerita tentang kesulitan ekonomi dalam hidup mereka,  saya bisa memberikan sedikit solusi. Minimal menjelang mereka mendapatkan pekerjaan yang layak, saya bisa menawarkan peluang mendapatkan penghasilan dari moneteis blog yang saya miliki.
Si Orange, Sahabat Setia dalam Menulis

Kedua; saya senang menulis dan sekarang saya memutuskan bekerja full time sebagai penulis. Namun, selama ini saya hanya menulis sendiri. Saya ingin mulai tahun depan saya naik kelas. Tidak lagi sekedar menulis untuk mendapatkan penghasilan sendiri. Saya juga ingin mengajak sahabat-sahabat saya terutama perempuan untuk bisa ‘berdaya’ dengan menulis. Dan saya ingin mengajak mereka memulai semua itu dengan menulis artikel pendek untuk moneteis blog yang saya miliki nantinya.
Ketiga; selama ini saya menerima honor menulis dari penerbit, agensi dan pemilik web di mana saya menulis. Selalu ada senyum setiap kali saya mendapat konfirmasi pencairan honor dari mereka. Tahun depan, saya tidak ingin tersenyum sendiri. Saya ingin juga ada penulis-penulis yang tersenyum di ujung sana ketika membaca email/inbox/sms dari saya bahwa honor menulis mereka di moneteis blog saya sudah ditransfer J
Ya, hanya sesederhana itu Pak De Proyek monumental 2014 yang ingin saya garap. Namun, untuk merealisasikannya tentu tidak sesederhana itu. Mungkin bagi Pak De ini mah keciill untuk direalisasikan. Tapi, bagi sayaa.., aduuh masih kabur :p

Kendala Menghadang Harus Ditendang :)
Tidak ada proyek yang berjalan mulus tanpa kendala. Akan selalu ada aral melintang menghiasi setiap langkah-langkah yang ingin dilewati oleh seorang pejuang kehidupan. Karena, kendala adalah sebuah batu ujian yang disiapkan oleh Tuhan untuk semakin mengokohkan kesungguhan dalam merengkuh setiap target atau impian yang sudah dipancangkan.
Bagi saya, kendala terbesar dalam merealisasikan moneteis blog ini adalah......ilmu saya masih sedikit banget tentang moneteis blog. Saya buta sama sekali tentang SEO, Adsense, advertising online dan sejenisnya. Ilmu tentang pengelolaan blog pun hanya saya dapatkan secara otodidak dari mbah gugel. Lihat aja deh betapa sederhana dan minimalisnya blog yang ku gunakan ini hehe…:D
Hmm….mungkinkah saya dengan ilmu yang masih cetek ini bisa merealisasikan proyek ‘moneteis blog’ tahun depan?
Saya selalu percaya setiap impian yang terlintas insya Allah masih berada dalam jangkauan tangan kecil saya. Hanya saja mungkin saya belum mengulurkan tangan dengan sempurna, mungkin saya perlu menjinjitkan kaki lebih tinggi lagi atau bahkan melompat agar bisa merengkuhnya.

Langkah-langkah Pencapaian
Proyek besar harus diawali dengan sebuah perencanaa. Demikian juga untuk merealisasikan proyek monumental 2014 ini saya perlu menyusun rencana dan langkah-langkah untuk mencapainya. Berikut adalah beberapa langkah-langkah sederhana yang saya siapkan untuk merealisasikan proyek tersebut:
1. Membuat blog khusus 'moneteis blog' tentunya.
2. Belajar blog lagi dengan lebih serius
3. Membuat jadwal dan target khusus untuk menulis artikel blog.
4. Mencari guru expert 'moneteis blog' 
5. Memiliki buku-buku dan referensi penunjang untuk merealisasi proyek ini. 

Yay...begitu kira-kira Proyek Monumental 2014 yang ingin saya realisasikan. Sederhana saja idenya yaitu bagaimana bisa berbagi dengan sesama dengan pena. Menulis dan berbagi tak kan pernah rugi.


                                                                              

Comments

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Terima kasih atas partisipasi sahabat dalam Kontes Unggulan : Proyek Monumental Tahun 2014
    Akan saya catat sebagai peserta
    Keep blogging
    Salam hangat dari Surabaya

    ReplyDelete

Post a Comment

Tinggalkan Komen Ya!

Popular posts from this blog

Pengalaman Pertama Belanja Buku di Gramedia.com

[AFF POST] Belanja Buku – Jadi ceritanya saya sudah lama banget pengen punya buku orang-orang biasa karya Pak Cik Andrea Hirata. Sudah searching di google untuk cek harga dan mencari olshop yang menjual, amun belum menemukan yang sreg untuk membeli buku ini.  Beberapa kali mencoba nitip sama teman-teman yang kebetulan lagi di Pekanbaru. Maklum, tinggal di pelosok daerah yang sulit menemukan toko buk yang lengkap. Ada sih beberapa kedai buku, namun buku yang dicari tidak ditemukan. Buku-buku terbitan terbaru memang butuh waktu untuk sampai ke sini. Kalau pun ada terkadang itu adalah buku-buku bajakan. Duh, sedapat mungkin saya berusaha menghindari membeli buku bajakan.

Beginilah Cara Allah Menghibur Kita

Suatu ketika kamu merasa beraaat banget mau datang ke acara taklim, tapi entah kenapa ada saja sesuatu yang akhirnya memaksamu untuk pergi. Ajaibnya di acara yang awalnya tak ingin kamu hadiri itu justru memberikan materi yang sangat menyentuh hati dan memberikan jawaban atas semua masalah-masalahmu. 

Cara Menyisipkan Halaman Landscape Diantara Halaman Portrait pada Dokumen Word

Coba perhatikan layout halaman pada dokumen word! Pada umumnya layuot halaman word itu seragam dari awal sampai akhir kan? Jika di awal kita setting landscape maka layout halaman sampai akhir akan tetap landscape. Dan sebaliknya, jika kita setting portrait maka sampai akhir halaman word itu akan tetap dalam layout portrait.  Lalu, bagaimana jika kita ingin membuat dokumen dengan layout yang berbeda dalam satu file word? Misalnya nih, di halaman awal kita menulis dokumen dengan layout portrait. Namun ketika sampai di halaman berikutnya kita harus membuat dokumen dengan layout landscape, karena berisi tabel yang memanjang ke samping misalnya. Apakah bisa disusun dalam satu file yang sama? Ataukah kita harus membuat file khusus untuk halaman yang berlayout lanscape ini? Tentu saja bisa! Sahabat pembaca, setting default dokumen word memang seragam dari awal sampai akhir. Namun, jika kita ingin membuat dokumen dengan layout portrait dan landscape secara bergantian juga bisa. Baga