Thursday, April 23, 2020

, ,

Tips Cerdas Agar Tetap Produktif Di Rumah

Produktif Di Rumah – Bismillahirrohmanirrohim, alhamdulillah kembali bisa menyapa Sahabat Pembaca melalui postingan blog. Masih dalam suasana darurat Covid-19 yang telah memberikan warna berbeda dalam kehidupan sosial kita. Adanya pembatasan-pembatasan sosial mengharuskan kita lebih banyak berada di rumah untuk memutus rantai penyebaran virus corona di negeri ini. Aktivitas di luar rumah sedapat mungkin dibatasi hanya untuk keperluan-keperluan yang urgen saja.

#DiRumahSaja ataupun #WorkFromHome memaksa kita untuk pandai-pandai menyesuaikan diri. Suasana rumah pastinya berbeda jauh dengan suasana di tempat kerja. Bagi mereka yang sehari-hari beraktivitas di luar rumah, membawa tumpukan pekerjaan ke rumah adalah tantangan tersendiri. Jika tidak pandai-pandai menyesuaikan diri, bisa-bisa tumpukan pekerjaan yang di bawa ke rumah akan tetap menggunung. Karena kenyamanan berada di rumah seringkali membuat kita lalai dan menunda-nunda pekerjaan yang seharusnya sudah diselesaikan dalam jangka waktu tertentu.

Nah, tentunya kita ingin tetap produktif di rumah bukan? Masa-masa pendemi ini kita dituntut untuk tetap produktif walau #DiRumahSaja. Kita harus bisa mengkondisikan rumah tidak hanya sebagai tempat yang nyaman bersama keluarga, tapi juga sebagai tempat yang nyaman untuk bekerja dan berkarya. Kita percaya setelah musim pandemi ini berakhir kita menjadi pribadi yang baru. Yakni, pribadi yang bisa mengelola waktu dan tempat untuk selalu produktif! Nah, bagi Sahabat yang sedang berjuang menyesuaikan diri dengan suasana rumah, berikut adalah tips cerdas agar tetap produktif di rumah:

Pastikan Menyusun To Do List Harian dan Disiplin Menjalankannya



Jangan berharap bisa produktif di rumah jika hari-hari dilewati mengalir begitu saja tanpa perencanaan yang matang. Navigasi aktivitas harian dengan menyusun to do list harian dalam bentuk daily Schedule serapi mungkin adalah kuncinya. Buat target harian, petakan waktu sesuai peruntukannya. Mana waktu untuk keluarga, mana waktu untuk menyelesaikan pekerjaan, mana waktu untuk ibadah dan mana waktu untuk menjalankan hobi. Susun to do list serapi dan serealistis mungkin, kemudian jalankan dengan disiplin.

Sahabat bisa meluangkan waktu di malam hari khusus untuk membuat mengevaluasi to do list hari ini dan menyusun to do list untuk hari berikutnya. To do list tidak harus dibuat dengan kaku, namun paling tidak setiap hari ada target-target harian yang berhasil diraih. Hari-hari menjadi lebih produktif dan tidak berlalu begitu saja tanpa makna.

Sudah punya gambaran untuk menyusun to do list harian?

Waspada dengan Teknologi Pencuri Waktu


Salah satu yang perlu diwaspadai saat #DiRumahSaja adalah keberadaan teknologi pencuri waktu. Teknologi ini sejatinya kita butuhkan untuk mempermudah berbagai aktivitas, sarana informasi dan sarana hiburan. Namun, jika tidak digunakan secara bijak justru akan mencuri waktu-waktu produktif kita.

Apa saja teknologi pencuri waktu itu? Yang paling dekat dan paling banyak menyita waktu kita adalah gadget? Hayoo jujur berapa jam sehari mantengin gadget selama #DiRumahSaja? Satu jam, dua jam, tiga jam atau bahkan berjam-jam? Hehe...inilah kondisi kita saat ini. Sang pencuri waktu itu sangat dekat dan selalu dalam genggaman kita. Seringkali tanpa sadar kita sudah menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk membuka sosmed di gadget. Apalagi saat di rumah saja di mana tidak ada teman kerja atau bos yang mengawasi kita.

Solusinya apa? Tidak ada pilihan lain selain kita harus tegas dengan diri sendiri. Jauhkan gadget dari genggaman. Jika perlu, di waktu yang dijadwalkan untuk menyelesaikan pekerjaan tempatkan gadget di tempat yang tinggi atau tersembunyi. Pura-puralah sejenak untuk lupa dengan gadget. Jika mengharuskan penggunaan gadget untuk pekerjaan, gunakan gadget yang tidak terkoneksi dengan sosial media atau matikan paket datanya.

Teknologi pencuri waktu lainnya saat #DiRumahSaja adalah televisi. Kotak ajaib satu ini menjadi teman setia orang-orang yang berada di rumah. Sajian hiburan dan informasi yang dihidangkannya seringkali melenakan waktu kita. Tanpa sadar berjam-jam waktu sudah kita habiskan di depan televisi, sementara kerjaan rumah dan kerjaan-kerjaan lainnya masih menumpuk.

Karena itu kita wajib waspada dengan teknologi-teknologi pencuri waktu ini. Gunakan secara bijak dan sesuai dengan keperluannya. Tidak dinampikkan teknologi tersebut sangat diperlukan untuk menunjang berbagai aktivitas kita. Terutama aktivitas komunikasi dan mencari informasi yang diperlukan dalam menunjang pekerjaan kita. Jadi, ketika tidak mungkin bagi kita menghilangkannya dari kehidupan tidak ada pilihan lain selain menggunakannya secara bijak. 

Disiplin Menjaga Vitalitas Tubuh



Yes, tips selanjutnya adalah disiplin menjaga vitalitas tubuh. Bagaimana mungkin kita bisa menjalankan aktivitas dengan baik jika kondisi tubuh tidak fit bukan? Nah untuk itu disiplin menjaga vitalitas tubuh adalah suatu keharusan.

Ada beberapa hal yang perlu disiplin dilakukan untuk menjaga vitalitas tubuh ini, diantara yaitu:
  1. Konsumsi makanan bergizi, beragam dan berimbang. Pastikan asupan nutrisi bagi tubuh terpenuhi secara seimbang. Baik kebutuhan karbohidrat, protein, vitamin, mineral, hingga serat. Perhatikan isi piring kita setiap hari apakah sudah terpenuhi kebutuhan nutrisi-nutrisi tersebut?
  2. Minum air putih yang cukup.
  3. Olahraga secara teratur.
  4. Istirahat yang cukup, hindari stres dan selalu berpikiran positif.
  5. Hindari camilan instan yang tinggi kalori dan penyedap rasa.
#DiRumahSaja bagi sebagian orang cenderung membuat mood untuk ngemil meningkat. Akhirnya junk food dan camilan instan menjadi pilihan. Nah kebiasaan ini perlu diwaspadai nih, karena junk food dan camilan instan termasuk jenis makanan yang tidak disarankan untuk meningkatkan vitalitas tubuh. Sebaliknya jenis makanan ini berpotensi mengganggu kesehatan tubuh.

Miliki Waktu Berkualitas Bersama Keluarga

#DiRumahSaja adalah kesempatan berharga untuk meningkatkan bounding dan kebersamaan dengan keluarga. Mari dimanfaatkan kesempatan baik ini untuk meningkatkan keakraban dengan pasangan, anak, orang tua dan anggota keluarga lain di rumah kita. Diantara tumpukan pekerjaan yang dibawa ke rumah, sisipkan waktu berkualitas untuk bercengkrama dengan keluarga.

Ada banyak momen yang bisa menjadi waktu spesial untuk meningkatkan keakraban bersama keluarga. Seperti waktu makan bersama, waktu ibadah bersama, dan waktu bersantai bersama. Jadikan waktu-waktu tersebut sebagai waktu spesial dan berkualitas bersama keluarga. Sepakati dengan semua anggota keluarga bahwa di waktu-waktu tersebut semua anggota keluarga wajib hadir bersama dan meninggalkan aktifitas pribadi.
Baca Juga: Yang Datang Di Awal Pandemi
Kebersamaan dengan keluarga akan menjadi lebih berkualitas ketika semua anggota keluarga saling ngobrol dan bercengkrama satu sama lain tanpa menggenggam gadget. Nah, hiasi waktu berkualitas bersama keluarga tanpa gadget. Tinggalkan gadget sejenak di kamar dan berkumpullah bersama keluarga. Percayalah tanpa gadget kebersamaan dengan keluarga akan terasa lebih manis, sesingkat apapun waktu yang kita sisihkan untuk berkumpul.

Nah inilah Tips Cerdas Agar Tetap Produktif di Rumah ala saya, bagaimana dengan sahabat? Yuk sharing di komen!

25 comments:

  1. Hhahahaaa, Akuu kerjanya main gadget muluu, kalo lagi malas depan leptop kan bisa sambil rebahan mantau yang kerja dan report., begitulah jadi satpam onlen.

    Tapi beneran seruu banget nih di rumah, ketika sebagian individu bosan baru saja seminggu di rumah, aku masih bertahan anteng nih udah 1,5 bulan. Semoga makin penuh berkah disituasi sekarang yaak.

    ReplyDelete
  2. Allhamdulillah mba. Aku produktif banget. Dari shubuh sampe malaem nggak beres-beres kerjaan aku sebagai emak-emak wkwkwk 😂. Dari ngurus rumah, ngurus anak sampai ngurus suami dan ngerjain kerjaan job ngeblog. Allhamdulillah luar biasa sekali. Semangat

    ReplyDelete
  3. hihihi... selama WFH saya jadi banyak begadang. Udah bikin jadwal mengerjakan kerjaan kantor di siang hari, Tapi kalau siang banyak iklannya, si bocah yang hilir mudik cari-cari perhatian

    ReplyDelete
  4. Bener banget mba neti utk poin yg kedua... Tanggung jawab ku makin banyak selama WFH... Full deh hahaha... Tp ternyata kadang jd berantakan gara2 si pencuri waktu nih... Hiks
    Beneran kudu super waspada

    ReplyDelete
  5. wah iya harus hati2 nih dengan si pencuri waktu ya. Aku pegang gadget seringnya sore hari setelah kelar urusan masak memasak di dapur dan cuci2 peralatan masaknya. Senangnya kalau ngumpul bareng keluarga ya, dan gak pegang gadget saat bersama keluarga.

    ReplyDelete
  6. Disiplin memang penting banget untuk kerja di rumah, Karena kalau nggak malah nyantai dan pekerjaan malah terabaikan mba :)

    ReplyDelete
  7. Nah, bener banget mba, teknologi pengganggu nih. Kadang udah punya jadwal tercatat, begitu pegang hape dan buka aneka medsos, alamaaakk...gampang terdistraksi. Kudu disiplin ya penggunaan hape nih.

    ReplyDelete
  8. Belakangan ini aku lagi sering keluar rumah, tapi tetap wajib pakai masker tentunya. Disipilin itu harus banget pokoknya ga boleh malas menjaga kesehatan tubuh kita. Kalau aku rajin berjemur pukul 10.00 sampai 10.15 misalnya. Minum air kurma dan kurmanya juga jangan lupa, olahraga ringan aja cukup. Paling sering urusan dapur ya karena anak2 dan suami ngunyah mulu. Untung pas puasa gini lebih enak santai masaknya sore aja hihihi :D

    ReplyDelete
  9. Di rumah aja memang sebetulnya nikmat. Tetapi, kuncinya harus disiplin banget kalau semuanya mau berjalan dengan lancar

    ReplyDelete
  10. Betul tuh, soal pencuri waktu. Sering nggak sadar tapi udah bikin produktivitas menurun banyak, ya

    ReplyDelete
  11. Aku mulai puasa sosmed justru selama masa pandemi ini. Awalnya karena mengurangi banjir informasi yang bikin cemas. Trus lama-lama ngerasa puasa sosmed bisa bikin lebih produktif dengan kegiatan lainnya. Ya sudah, sampai sekarang seperti terjadwal aja lihat sosmednya. Ada jam-jam tertentu.

    ReplyDelete
  12. AKu awal-awal di rumah saja ini bikin jadwal kegiatan untuk kami sekeluarga, kecuali ayahnya karena dia lebih sering wfh jadi ya suka-suka dia aja. Palingan yang aku konsen bikin tuh jadwal anakku, jadi diluar jadwal sekolah dia harus ada kegiatan lain biar gak bosan selama di rumah saja.

    ReplyDelete
  13. keren istilahnya, teknologi pencuri waktu :)
    Benaran ya itu gadget bisa menyita waktu kita kalau nggak dipergunakan dengan batasan-batasan.
    Nggak hanya orang dewasa, anak-anak pun kebablasan.

    ReplyDelete
  14. Setuju nih, kuncinya manajemen waktu. Kalau pengaturan waktunya efisien dan tepat, pasti bisa produktif. Tapi emang tantangan banget sih buat mendiplinkan diri tanpa ada pengawasan orang lain gitu.

    ReplyDelete
  15. Bener banget mbak dirumah tu aku sendiri waktu terasa cepet banget deh rasanya gitu...dan semoga ini segera selesai ya

    ReplyDelete
  16. Semenjak WFH aku bikin jadwal, apalagi diawal sambil bimbing anak-anak juga. Pas balik ke Jakarta lebih banyak kegiatan kerja, meeting online sama baca buku dan nonton. ga kerasa waktu cepet banget.

    ReplyDelete
  17. Setuju banget teknologi pencuri waktu kalau kitanya ga tegas sama diri snediri bakalan susah mau selesaiin targetnya ya mba

    ReplyDelete
  18. Televisi itu paling sering membuat saya nggak roduktif kalau di rumah. Tau-tau udah satu setengah jam kecolongan nonton film padahal rencananya mau nulis. Sebel. Lalu pindah-pindah channel ada film lagi, udah deh nyambung malasnya.

    ReplyDelete
  19. Nah, itu benar banget, si teknologi pencuri waktu.
    Aku sering nih menjadi korbanya, muahahaha.
    Tahu-tahu, sudah 1 atau bahkan 2 jam, scrolling gadget.
    Tapi, bagian dari job juga sih, misalnya untuk optimasi dan meningkatkan impresi di instagram.

    ReplyDelete
  20. Aku nih yang banyakan rebahan kalo udah bersih-bersih rumah atau ngurus tanaman. Asik gitu pegang hape lihat timeline yang penuh cerita selama work from home. Tapi aku tetep bergerak selama di rumah aja, meski intensitasnya juga nggak sebanyak biasanya. Karena udah angkat pot-pot tanaman juga sama kan ya

    ReplyDelete
  21. maka aku putusin produktif selain jadi guru anak, ngerjain kerjaan domestik dan one day one post di blog..mayan jadi banyak konten dihasilkan

    ReplyDelete
  22. Temenku sampai instal apps untuk mencegah penggunaan gadget berlebihan, kak.
    Apa nama apps nya yaa...?
    Pokonya di akhir waktu, ia bisa merangkum, berapa lama interaksi kita dengan IG, FB juga WA.

    Memang meski di rumah aja, jangan terlalu santuy yaa...tetap produktif dan semangat.

    ReplyDelete
  23. Sejujurnya justru pada masa pandemi ini kualitas bersama keluarga dan ibadah jadi lebih fokus memang. Selalu ada makna dibalik peristiwa

    ReplyDelete
  24. Kalo yang selama pandemi jadi mantengin drakor gimana Mba? Hahahaha. Mungkin gpp ya asal ada waktu-waktunya dan harus disiplin sama diri sendiri. Terima kasih tipsnya.

    ReplyDelete
  25. Bikin to-do list itu ngaruh banget buatku. Aku jadi tau apa aja yang udah atau akan dikerjakan selama seharian. Alhasil aku jadi lebih produktif, deh. :D

    ReplyDelete

Tinggalkan Komen Ya!