Skip to main content

Seperti Apa Sih Tanda-tanda Awal Kehamilan?

Tanda-tanda Awal Kehamilan – Sebagai pasangan yang sudah melewati angka satu tahun bersama, tanda-tanda kehamilan sangat dinanti. Setiap kali ada gejala tidak nyaman di tubuh, selalu berpikir jangan-jangan saya hamil? Namun tak lama kemudian haid sebagaimana biasa. Yaa.. kecewa lagi deh.

Tanda-tanda awal kehamilan
made by canva

Bulan ini agak berbeda. Tidak ada gejala tidak nyaman pada tubuh, normal saja. Ketika memasuki jadwal haid pun ada gejala-gejala seperti mau haid. Namun, hingga melewati jadwal normalnya, haid tak kunjung datang.

Dari sini saya mulai curiga, jangan-jangan hamil?

Sebagai orang yang belum pernah hamil, tentunya penasaran seperti apa sih sebenarnya tanda-tanda awal kehamilan? Benarkah telat haid kali ini menandakan positif hamil?

Mulailah saya menelusuri berbagai sumber informasi daring terpercaya. Dari penelusuran tersebut diperoleh informasi bahwa pada minggu pertama kehamilan pada umumnya belum ditemukan gejala-gejala yang signifikan. Itulah kenapa banyak ibu atau calon ibu yang tidak menyadari kehamilannya.

Dilansir dari situs halodoc.com (07/01/2022) tanda-tanda awal kehamilan yang sering muncul di minggu pertama kehamilan hamper sama dengan gejala awal siklus menstruasi. Selain itu gejala-gejala umum yang sering ditemui pada awal kehamilan diantaranya yaitu:

tanda-tanda awal kehamilan
made by canva

Perut Kembung

Sama seperti gejala awal siklus menstruasi, perut kembung juga umum terjadi di awal-awal proses kehamilan. Dilansir dari situs halodoc.com (07/01/2022) hal ini disebabkan karena adanya perubahan hormon dalam tubuh ibu hamil. Perubahan hormon ini memicu lambatnya proses pencernaan, sehingga menimbulkan gejala kembung pada perut. Gejala ini biasanya disertai juga dengan sembelit atau susah buang air besar.

Perubahan pada Payudara

Perubahan hormone di awal-awal masa kehamilan juga berpengaruh terhadap payudara. Banyak perubahan terjadi pada bentuk payudara, seperti payudara menjadi lebih sensitive, padat dan kencang. Selain itu, puting payudara juga tampak lebih menonjol dan warnanya lebih gelap.

Sering Buang Air Kecil

Dilansir dari laman alodokter.com (08/01/2022) sering buang air kecil juga bisa menjadi salah satu tanda-tanda awal kehamilan.  Gejala ini muncul disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya yaitu:

  •           Perubahan hormon pada masa-masa awal kehamilan
  •           Pada masa awal kehamilan tubuh dituntut untuk memompa darah lebih banyak, aktivitas ini akan merangsang ginjal memproses cairan lebih banyak lagi.
  •           Pembesaran Rahim juga berpotensi menekan kantong kemih sehingga tubuh terpacu untuk buang air kecil.

Gampang Lelah

Peningkatan kadar hormone progesterone menyebabkan tubuh gampang lelah dan mengantuk. Gejala ini umum terjadi pada awal-awal periode kehamilan. Biasanya terjadi pada minggu pertama kehamilan.

Selain itu, pada trisemester pertama ini tubuh bekerja lebih keras memompa hormone dan memproduksi darah lebih banyak untuk mensuplai kebutuhan nutrisi cabang bayi (nutriclub.co.id). Oleh karena itu, ibu hamil harus mendapatkan porsi waktu istirahat yang lebih banyak dan mengkonsumsi makanan bergizi dalam jumlah yang cukup.

Keram pada Perut dan Munculnya Bercak Darah Merah Muda

Tanda-tanda awal kehamilan yang perlu diketahui adalah keluarnya bercak darah merah muda (sering juga disebut dengan flek) dari organ intim. Gejala ini muncul akibat sel telur yang sudah dibuahi menempel pada dinding rahim.

Dilansir dari lama nutricob.co.id (tt), gejala ini muncul pada usia 3 atau 4 minggu kehamilan. Biasanya diiringi dengan gejala keram pada perut yang umum dirasakan pada masa awal siklus menstruasi. Itulah mengapa gejala ini seringkali disalah pahami sebagai tanda-tanda awal menstruasi.

Terhentinya Siklus Haid

Inilah tanda-tanda awal kehamilan yang langsung saya sadari. Saya memiliki siklus menstruasi yang normal selama ini. Ketika bulan ini menstruasi tak kunjung datang, sementara sudah melewati siklus normalnya tentu jadi tanda tanya besar?

Selain terhentinya siklus lain, tanda-tanda lain yang kemudian saya sadari terjadi pada tubuh adalah gampang lelah, sering buang air kecil, dan sering keram pada perut namun tidak diikuti dengan keluarnya flek atau bercak darah.

Bersama suami saya kemudian sepakat untuk melakukan tes kehamilan mandiri menggunakan alat tes kehamilan yang umum dijual di apotek. Dan, Alhamdulillah hasilnya menunjukkan strip merah muda dua, yang berarti positif.

Bahagia pasti, penantian satu tahun akhirnya terbayar tunai. Namun, tidak mau gegabah menyebarkan berita gembira ini kepada yang lain. Tanda-tanda awal kehamilan yang dirasakan ini perlu dikuatkan dengan pemeriksaan medis yang akurat. Saya dan suami pun kemudian sepakat untuk melakukan pemeriksaan USG untuk memastikannya. Bagaimana hasil pemeriksaan USG-nya? Temukan pada postingan selanjutnya ya!

Comments

  1. Barakallahu ya Mba atas kehamilannya..
    Iya, tanda-tanda awal kehamilan hampir sama dengan pre-menstruasi. Bedanya, kalau hamil, ga mens.. itu doang.. hehe
    Sehat selalu ya Bumil.. 💪

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah semoga lancar sampai lahiran ya Mbak. Btw saat artikel ditulis, sudah lahiran atau belum ya?

    ReplyDelete
  3. Betul mbak, seringnya kehamilan nggak disadari. Saya pun waktu kehamilan ke-2 nggak ngeh hamil padahal udah mau jalan 2 bulan, cuma ada keluhan pusing dikira karena kurang darah :D

    ReplyDelete
  4. Lagi promil nih jadi harus tau info kayak di atas hehehhe

    ReplyDelete
  5. Alhamdulillah, selamat atas kehamilannya kakak. Artikelnya bermanfaat sekali :)

    ReplyDelete
  6. Semoga lancar kehamilam dan persalinannya mbak

    ReplyDelete
  7. Masya Allah aku pernah mbak.. galau antara bingung dan senang hahaha tapi sayangnya, perasaan iti daat dihadapkan pada test pack tak kunjung garis dua. Hehhee.

    Btw, barokalloh mbak smga sehat2 ya kehamilannya....

    ReplyDelete
  8. terimakasih mbak sudah sharing artikel ini bermanfaat

    ReplyDelete
  9. Aku dulu malah gatau kalo hamil karena emang aku ga mulmun sama sekali, jadi sempet lari-lari keliling waktu itu. Baru tau keesokan harinya karena iseng aja mau tespek wkwkwk

    ReplyDelete

Post a Comment

Tinggalkan Komen Ya!

Popular posts from this blog

Pengalaman Pertama Belanja Buku di Gramedia.com

[AFF POST] Belanja Buku – Jadi ceritanya saya sudah lama banget pengen punya buku orang-orang biasa karya Pak Cik Andrea Hirata. Sudah searching di google untuk cek harga dan mencari olshop yang menjual, amun belum menemukan yang sreg untuk membeli buku ini.  Beberapa kali mencoba nitip sama teman-teman yang kebetulan lagi di Pekanbaru. Maklum, tinggal di pelosok daerah yang sulit menemukan toko buk yang lengkap. Ada sih beberapa kedai buku, namun buku yang dicari tidak ditemukan. Buku-buku terbitan terbaru memang butuh waktu untuk sampai ke sini. Kalau pun ada terkadang itu adalah buku-buku bajakan. Duh, sedapat mungkin saya berusaha menghindari membeli buku bajakan.

Cara Menyisipkan Halaman Landscape Diantara Halaman Portrait pada Dokumen Word

Coba perhatikan layout halaman pada dokumen word! Pada umumnya layuot halaman word itu seragam dari awal sampai akhir kan? Jika di awal kita setting landscape maka layout halaman sampai akhir akan tetap landscape. Dan sebaliknya, jika kita setting portrait maka sampai akhir halaman word itu akan tetap dalam layout portrait.  Lalu, bagaimana jika kita ingin membuat dokumen dengan layout yang berbeda dalam satu file word? Misalnya nih, di halaman awal kita menulis dokumen dengan layout portrait. Namun ketika sampai di halaman berikutnya kita harus membuat dokumen dengan layout landscape, karena berisi tabel yang memanjang ke samping misalnya. Apakah bisa disusun dalam satu file yang sama? Ataukah kita harus membuat file khusus untuk halaman yang berlayout lanscape ini? Tentu saja bisa! Sahabat pembaca, setting default dokumen word memang seragam dari awal sampai akhir. Namun, jika kita ingin membuat dokumen dengan layout portrait dan landscape secara bergantian juga bisa. Baga

Nasehat Kematian

Infografis Kabar kematian datang silih berganti tanpa mengenal hari. Seperti subuh ini kami kembali disentakkan oleh berita kematian. Malaikat izroil bekerja tanpa lelah, menjemput satu demi satu hamba Allah yang sudah menuntaskan rezekinya di bumi. Akhir-akhir ini ada rasa yang berbeda setiap kali mendengar berita kematian. Ada setitik pilu yang tak bisa digambarkan dalam bait apapun. Mengingat sudah demikian banyak waktu dan rezeki hidup dinikmati. Entah butuh waktu berapa lama lagi untuk menuntaskannya. Kabar kematian seakan mengingatkan diri bahwa pada suatu titik nanti saya akan berapa pada posisi yang sama dengan keluarga si mayit. Berduka sebab ditinggal orang yang dicintai. Pada suatu titik yang lain bahkan saya juga akan berada pada posisi yang sama dengan si mayit. Ditangisi, dimandikan, dikafani dan dikuburkan dalam liang lahan yang sempit. Allah, getir sekali membayangkan semua itu. Adakah diri ini siap menghadapi hari di mana semua kenikmatan dunia diputus?