Resolusi Hijau - Tahun baru dengan semangat yang terus diperbaharui pastinya. Kita awali kerja-kerja di tahun ini dengan menyusun resolusi tahunan. Kita jadikan resolusi ini sebagai titik tolak sekaligus pengingat bagi diri bahwa ada harapan-harapan besar yang harus diwujudkan di depan sana. Semoga semua itu menjadi motivasi bagi kita untuk terus bergerak dan berbuat yang terbaik dalam hidup ini. 
 

Mengapa harus menulis resolusi?
Resolusi bagi saya adalah pengingat rencana-rencana, target-target yang ingin dicapai pada tenggat waktu satu tahun ini. Bukan ajang pamer mimpi, melainkan sebuah tekad, janji diri untuk terus bergerak meraih prestasi yang lebih baik lagi.
Itulah mengapa saya harus menulis lagi resolusi tahun ini. Meski masih ada resolusi yang sama kembali tertulis tahun ini, tidak mengapa. Setiap kita punya target, punya rencana, namun takdir tetap Allah yang tentukan.

Resolusi Tahun 2022 Tidak Lagi Tentang 'Saya' Tapi Tentang 'Kita'

Ya, resolusi tahun 2022 ini ada yang berbeda dari biasa. Resolusi tahun ini tidak lagi bicara tentang target dan mimpi-mimpi saya, melainkan tentang rencana, target dan mimpi-mimpi aku dan kamu yang menjadi 'kita'.
Menikah mengharuskan kita untuk menyelaraskan langkah berdua. Tidak mungkin perahu bisa berjalan jika biduk dikayuh berlawanan bukan?
Akan lebih indah dan powerfull jika rencana dan mimpi-mimpi kita selaras, seiya sekata.
Saya sangat bersyukur sekali ketika dipertemukan dengan pasangan hidup yang punya jiwa dan impian yang sama. Kami sama-sama tertarik pada dunia pertanian organik dan sama-sama punya mimpi untuk mengembangkannya dalam skala luas. 
Inilah yang menjadi resolusi kami tahun ini dan kami pun menyebutnya sebagai Resolusi Hijau.

Rumah Hijau Memulai Cerita

Resolusi Hijau kami tahun 2022 adalah membangun Rumah Hijau. Rumah Hijau bagi kami bukan sekedar sebuah rumah berwarna hijau. Lebih dari semua itu, rumah hijau akan menjadi sebuah tempat bertumbuh, berkarya dan berdarma bagi kami.
Ada banyak hal yang ingin kami bangun dalam Rumah Hijau impian kami. Namun sepertinya belum waktunya untuk diungkap. Biarlah semua mimpi ini kami matangkan dalam rencana-rencana jangka panjang, menengah dan pendek. Kemudian selangkah demi selangkah kami wujudkan secara pasti. Akan ada waktunya kami berbagi tentang semua mimpi-mimpi ini.
Harapan saya di tahun 2022 ini Rumah Hijau sudah mulai memiliki tempat permanen untuk bertumbuh. Semoga tahun ini Rumah Hijau sudah berdiri di lahan sendiri seluas 1 hektar, tidak lagi menumpang di lahan orang lain. 
Kami belum tau bagaimana caranya. Kalau pun dihitung secara matematis, potensi keuangan kami sangat minim sekali untuk bisa mencapai semua itu. Tapi kami tetap optimis, karena kami punya Allah yang maha besar. Tidak ada yang tidak mungkin jika Allah berkehendak menakdirkan kami segera memiliki lahan yang luas untuk Rumah Hijau bukan?
Ya, kami percaya Allah Maha Besar dan Maha Pemurah. Pada-Nya akan kami gantungkan semua harap ini. Saya percaya, jika Allah ridho tidak ada yang tidak mungkin bagi kami. Bismillah...

0 Comments