Skip to main content

Ular Masuk Rumah Pertanda Apa Ya?

Hii...membayangkan mahluk melata satu ini pastinya geli sekaligus ngeri. Apalagi kalau sampai masuk rumah, idih amit-amit! Namun hal yang mengerikan ini pula yang terjadi di rumah kami beberapa kali. Kejadian ini yang membuat saya berpikir, sebenarnya ular masuk rumah Pertanda apa ya?

Ceritanya siang itu tiba-tiba kami dikagetkan oleh jeritan adek dari ruang tamu. Spontan kami semua melompat dan berlari ke ruang tamu, “ada apa sih?” tanya kami penasaran melihat wajah adik yang pucat pasi ketakutan.


“ular...ular...,” pekiknya sambil menunjuk ke sudut ruang tamu. Di sana tampak seekor ular sebesar jempol kaki melingkar dan menegakkan kepalanya seperti sedang bersiap siaga mematok mangsanya. Sesaat kami semua bingung mau diapakan.

“Cepat cari kayu!” perintah Bapak.

Ular Masuk Rumah Pertanda Apa
Sumber Gambar: Di Sini
Reflek saya berlari mencari kayu ke luar. Sebuah kayu berukuran 1 meter tersandar di samping rumah, segera saya raih dan bawa ke Bapak yang sedang berusaha mengusir ular ke luar rumah. Dengan hati-hati Bapak mengusir ular tersebut ke luar rumah sambil mengarahkan bilah kayu ke arahnya. 
Baca Juga: Yuk Peduli Bullying pada Anak
“Keluar...keluar....!” perintah Bapak sambil menggerak-gerakkan potongan kayu ke arah kepala ular.
"Ssst....keluarlah, jangan sampai kami menyakiti kamu!" ulang Bapak lagi.
Namun ular tersebut tidak sedikit pun beranjak dari tempatnya, bahkan semakin menegakkan kepala dan mengeluarkan lidahnya sambil berdesis.

Beberapa kali diusir, si ular tak juga meninggalkan tempatnya malah bersembunyi di bawah karpet.

“Maafkan kami ular, kami takut. Kamu diusir keluar dari tadi tak mau,” ucap Bapak sambil memukul bagian karpet tempat ular itu bersembunyi beberapa kali. Kemudian kami menyibak ujung karpet dan tampak kepala ular tersebut sudah remuk, meski ekonya masih bergerak. Ular tersebut akhirnya diseret keluar dan dibuang ke semak.

Kehadiran ular untuk kesekian kalinya di rumah kami, kembali membuat saya berpikir ular masuk rumah pertanda apa sih? Benarkah itu bertanda buruk? Astaghfirullah, saya menepis semua pikiran buruk itu. Itu semua hanyalah mitos dan pasti ada penjelasan ilmiahnya mengapa sering ada ular nyasar di rumah kami. Apalagi hal tersebut tidak hanya terjadi di rumah kami, tapi juga rumah tetangga lain. Di jalan raya depan rumah pun sering ditemui ular-ular liar yang terlindas mobil yang lewat.

Rumah kami memiliki halaman yang luas dan di depan dan belakang rumah masih terdapat kebun sawit, karet dan semak-semak belukar. Lingkungan seperti ini memang menjadi habitat yang nyaman bagi hewan melata seperti ini. Jadi, sebenarnya wajar dan rumah yang berada di lingkungan seperti ini memang rentan dimasuki oleh ular, kalajengking, dan hewan melata lainnya. Sebagaimana dilansir oleh bali.tribunnews.com (12/06/2019) rumah dengan halaman luas dan ditumbuhi oleh tanaman dan pohon memang rentan dimasuki oleh ular. Justru itu bertanda bagus. Keberadaan ular di sekitar rumah menjadi pertanda bahwa lingkungan ekosistem di daerah itu sehat dan baik. 
Baca Juga: Taman Kota Ruang Publik yang Dirindukan
Kalo kita searching di google dengan kata kunci ‘ular masuk rumah bertanda apa’ kita akan menemukan beragam informasi di sana. Dari yang sekedar mitos yang berkembang di masyarakat, menurut primbon hingga pendapat ustaz dari sisi syariahnya. Tapi saya mencoba mengambil informasi yang logis saja menurut sains. Memang secara ekosistem ular itu bagian dari rantai makanan bukan? Di ekosistem yang sehat, masih ditumbuhi oleh pepohonan, tanaman dan semak-semak yang subur pastilah menjadi habitat yang nyaman bagi aneka hewan liar termasuk ular dan kawan-kawannya. Terlebih di sekitar rumah kami banyak tumbuh tanaman kelapa sawit yang memang menjadi tempat bersembunyinya ular. So, wajarlah jika beberapa diantaranya kemudian nyasar ke rumah hehe...

Jadi, kalau ada yang bertanya ular masuk rumah bertanda apa ya? Saya akan menjawab itu bertanda bahwa lingkungan ekosistem di sekitar rumah itu sehat dan baik. So, tak perlu berpikir macam-macam lagi ya! Btw, meski demikian tetap saja ngeri membayangkan ular masuk rumah lagi. Jadinya sekarang kami lebih berhati-hati. Setiap hari pintu rumah jadi jarang terbuka, dan semua celah yang memungkinkan jadi tempat lewatnya ular ditutup dengan kain dan sumbatan lainnya. Namanya binatang liar pasti berbahaya kan, sekalipun dia cuma nyasar ke rumah kita 😼

Comments

Popular posts from this blog

Pengalaman Pertama Belanja Buku di Gramedia.com

[AFF POST] Belanja Buku – Jadi ceritanya saya sudah lama banget pengen punya buku orang-orang biasa karya Pak Cik Andrea Hirata. Sudah searching di google untuk cek harga dan mencari olshop yang menjual, amun belum menemukan yang sreg untuk membeli buku ini.  Beberapa kali mencoba nitip sama teman-teman yang kebetulan lagi di Pekanbaru. Maklum, tinggal di pelosok daerah yang sulit menemukan toko buk yang lengkap. Ada sih beberapa kedai buku, namun buku yang dicari tidak ditemukan. Buku-buku terbitan terbaru memang butuh waktu untuk sampai ke sini. Kalau pun ada terkadang itu adalah buku-buku bajakan. Duh, sedapat mungkin saya berusaha menghindari membeli buku bajakan.

Beginilah Cara Allah Menghibur Kita

Suatu ketika kamu merasa beraaat banget mau datang ke acara taklim, tapi entah kenapa ada saja sesuatu yang akhirnya memaksamu untuk pergi. Ajaibnya di acara yang awalnya tak ingin kamu hadiri itu justru memberikan materi yang sangat menyentuh hati dan memberikan jawaban atas semua masalah-masalahmu. 

Cara Menyisipkan Halaman Landscape Diantara Halaman Portrait pada Dokumen Word

Coba perhatikan layout halaman pada dokumen word! Pada umumnya layuot halaman word itu seragam dari awal sampai akhir kan? Jika di awal kita setting landscape maka layout halaman sampai akhir akan tetap landscape. Dan sebaliknya, jika kita setting portrait maka sampai akhir halaman word itu akan tetap dalam layout portrait.  Lalu, bagaimana jika kita ingin membuat dokumen dengan layout yang berbeda dalam satu file word? Misalnya nih, di halaman awal kita menulis dokumen dengan layout portrait. Namun ketika sampai di halaman berikutnya kita harus membuat dokumen dengan layout landscape, karena berisi tabel yang memanjang ke samping misalnya. Apakah bisa disusun dalam satu file yang sama? Ataukah kita harus membuat file khusus untuk halaman yang berlayout lanscape ini? Tentu saja bisa! Sahabat pembaca, setting default dokumen word memang seragam dari awal sampai akhir. Namun, jika kita ingin membuat dokumen dengan layout portrait dan landscape secara bergantian juga bisa. Baga