Skip to main content

Lintasan Hati



Jatuh di Tempat yang Salah


Tak bisa di cegah rasa itu
Ia tercipta begitu saja
Ada segumpal kecewa ketika menduga deretan huruf yang menyapa mata
Betapa bodohnya kau wahai hati
Terpenjara dalam rasa yang tidak sewajarnya
Menjatuhkan diri tidak pada tempatnya
Eling..elinglah wahai punguk
Bulan, bukan tempat yang indah untukmu
Tataplah  pijakanmu di bumi
Terbanglah dari satu dahan ke dahan lain
Rasakan, bumimu jauh lebih indah dari pada bulan





Tersadar


Semua semakin terang
Seterang siang bertabur cahaya
Hati memang telah jatuh di tempat yang salah nan indah
Tak sedikitpun ia mau keluar, bangkit dan berlari
Baiklah…
Kalau memang hati tak sanggup keluar
Biar aku yang berlari
Menghindar bersama perih
 

Comments

Popular posts from this blog

Ketika Harus Bertahan dalam Kepungan Kabut Asap

Julyanidar, Semakin Aktif Ngeblog Setelah Bergabung Sebagai Mombassador SGM Explore

Riuhnya bencana kabut asap mulai mereda dan hujan mulai rajin menyapa bumi. Perubahan iklim yang ekstrim ini ternyata berdampak juga pada kesehatan. Demam dan gejala batuk mulai menyerang membuat ngak mood mau ngapa-ngapain.
Baca Juga: Ketika Bertahan dalam Kepungan Kabut AsapBanyak pekerjaan yang akhirnya terabaikan. Salah satunya yang ikut terdampak adalah postingan arisan link yang dimenangkan oleh Juliyanidar, seorang ibu muda dari Tanjung Morawa Kota Medan ini. Hingga berlalu dua minggu tulisan belum selesai. Nah, pagi ini bertekad menyelesaikan tulisan untuk postingan ini hingga tuntas.
Lebih Dekat dengan Julyanidar Julyanidar merupakan seorang blogger perempuan muda dari Tanjung Morawa, owner dari blog www.julyanidar.com. Perempuan kelahiran 21 Juli 1991 ini menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah atas di Lubuk Pakan. Menjalani aktivitas sehari-hari sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) dan onlineshoper.

Sebagai blogger, perempuan yang hobi travelling ini sudah memulainya seja…

Berproses Menjadi Blogger Pro di Kelas Blogger Pemula Kartini Indonesia Bersama Bunda Mildaini